Tuesday, May 1, 2012

Ribetnya Pake Sarung Kalau Futsal


Peringatan Hari Besar Nasional dalam rangka Hari Kartini ini selain dimeriahkan oleh lomba- lomba ala kartini, tapi juga dilengkapi dengan adanya lomba futsal. Tapi ini bukan sembarang futsal loh, futsalnya pakai sarung. Bukannya gara-gara para para atlet habis sholat atau anggota TMA tapi inilah bedanya pertandingan futsal antara Smada Cup dengan PHBN, kalo sama aja kan gak seru.

Dengan alat pelengkap yaitu sarung inilah suasana pertandingan lebih mengocok perut. *kel kel kel*. Tujuan digunakannya sarung, selain agar pertandingan gak berlangsung garing dan tiru-tiru smada cup juga agar menjadi hiburan tersendiri bagi peserta dan pemainnya, dengan sarung ada tantangan berlebih saat dimana harus berlari dengan sarung, merebut bola, dan  yang paling sulit adalah saat diman a sarung para atlet ini melorot. Jika biasanya yang cedera para pemainnya, pertandingan kali ini memakan lebih banyak korban, tak hanya anak tapi sarung-sarung modal pinjam pun jadi korban. Sarung sobek, kotor dan terbagi jadi dua adalah fenomena yang seringkali terjadi. Tak heranlah,sarung digunakan buat istilahnya pencilakan ya bener aja jadi gak bentuk sarung lagi. Kasihan banget tuh ya udah minjemin, udah baik hati minjemin dengan gak tahu lah ikhlas gak, eh malah dirusak sarung berharga yang tentunya udah lunas.
Balik serius nih*. Babak penyisihan seperti biasa dihadapi oleh tiap kelas. Insiden lucu terjadi dimana-man. Kalo dibilang gaprakan sih tetep ada lah ya. Tapi selalu ada aja kelucuan di sela-sela permainan. Yang dari penyisihan lolos kebabak selanjutnya gitu terus sampe final. Ternyata acara rebutan bola berwarna kuning ini gak Cuma sampai sore, pertandingan terus berlanjut sampai malam, super banget gak tuh? Dikala kelelahan melanda,*cizeh* mereka harus dating ke sekolah malam-malam. Matahari sudah tak menampakkan batang koronanya.  Suporter yang bisanya selalu setia meneriaki pun mungkin tinggal jangkrik, dan nyamuk.
But guys., kelas paling keren yang notabene juara umumnya futsal malah kalah telak dalam pertandingan ini. XI IA 5, haha kami kalah saat harus menghadapi XI IA 4 di babak penyisihan. Tapi tawa dan tos “Seperma Muncrat” itu masih terdengar. 

0 komentar:

Pendapatmu tentang blog ini?

go karawitan